Pandemi Masih Mengancam, Penyuluh Agama Kecamatan Pagelaran Galakkan Sosialisasi Imbauan MUI

 


Pagelaran. Menindak lanjuti Surat Imbauan  MUI Kabupaten Pringsewu nomor 16/MUI-PSW/IX/2020 tentang pencegahan penyebaran virus covid-19 yang di tujukan kepada seluruh Pengurus/Takmir Masjid se-Kabupaten Pringsewu, Penyuluh Agama Islam Non PNS di instansi Kantor Urusan Agama Islam(KUA) kecamatan Pagelaran merespon positif imbauan tersebut dengan turun langsung ke Masjid dan Mushola yag berada di  pekon/desa binaan masing-masing.


Mulai Jumat ini, para penyuluh yang bertugas khutbah Jumat di masjid akan menyampaikan imbauan MUI ini kepada seluruh  peserta jamaah sholat jum'at.


Imbauan ini penting setelah mencermati kondisi aktual saat ini terkait penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di wilayah Kabupaten Pringsewu.


Disamping menyampaikan imbauan ini secara lisan di dalam tema khutbah jumat. Penyuluh Agama juga bekerjasama dengan pengurus dan ta'mir masjid setempat, menempelkan lembar surat ini pada dinding masjid agar bisa di ketahui oleh umum.


Seperti yang dilakukan salah seorang penyuluh Agama, Muhammad Lathiful Hakim asal pekon Pamenang yang nampak sedang menempelkan imbauan MUI di salah satu Masjid di desanya.

"Alhamdulillah, sudah kita pasang imbauan MUI di tiga masjid dan enam  mushola". Katanya.



Selain masjid dan musholla lanjutnya, sejumlah tempat seperti TPQ dan majelis ta'lim juga telah terpasang. Harapanya masyarakat kembali menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi yang belum menunjukkan tanda berakhir.


Terpisah, Kepala KUA Pagelaran Basrido, mengapresiasi langkah Penyuluh Agama yang konsisten mendampingi masyarakat dalam upaya penanggulan covid-19.

"Kita terus berikhtiyar dan berdoa dalam melawan covid-19, termasuk seluruh staf dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan di KUA harus patuh pada protokol kesehatan selama masa pandemi." Tegasnya melalui sambungan telpon.


Imbauan MUI Kabupaten Pringsewu tertanggal 4 September 2020 ini ditujukan kepada dua sasaran yang berada di masjid dan mushola.

Yang pertama imbauan bagi Jamaah:

1. Selalu menerapkan protokol kesehatan saat ibadah berjamaah dengan menggunakan masker, 

mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer. 

2. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan. 

3. Saling mengingatkan jamaah lain untuk menerapkan kedisiplinan penggunaan masker dan menjaga 

jarak minimal dan protokol kesehatan lainnya.

4. Tidak menyepelekan dan lengah serta terus berdoa agar diri dan orang lain agar tidak terpapar 

virus Corona di manapun berada.

Yang kedua bagi Takmir:

1. Melakukan pembersihan dan disinfeksi ruang ibadah secara berkala serta sarana yang banyak 

disentuh jamaah seperti pegangan pintu, pegangan tangga, microphone dan fasilitas umum lainnya. 

2. Menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer di lokasi yang mudah diakses 

oleh jamaah, seperti di pintu masuk, dekat kotak amal, dan lain-lain. 

3. Melakukan pengaturan jarak dengan memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai/kursi

rumah ibadah. 

4. Mengimbau kepada semua jamaah untuk membawa peralatan ibadah sendiri. 

5. Mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi ketentuan kesempurnaan beribadah.(fa*)

Comments

absen online

Popular posts from this blog

Sertijap kepala KUA Kecamatan Pagelaran Sukses dilaksanakan

BPJPH dan Halal Institut Gelar Pelatihan Pendamping PPH se Provinsi Lampung

Kemenag Pringsewu Imbau Penyuluh Agama Sampaikan Materi Corona